Tutorial Membuat Android ROM dengan OSX

Membangun Firmware Android memang lebih bagus dari awal kode sumber, kode sumber android custom anda bisa menggunakan base CyanogenMod, menggunakan git sebagai manejemen dan mengontrol semua perubahan dalam kode sumber. Untuk postingan kali ini saya hanya ingin menyadur dan menerjemahkan dalam bahasa Indonesia dari postingan Pengembang ROM Android Z71 - PJ-Mod dalam mengembangkan ROM Android berbasis kode sumber terbuka dengan basis CyanogenMod. Saya tidak akan menjelaskan Build ROM dari sistem operasi lain, selain menggunakan sistem operasi Linux, Aplikasi yang digunakan kebanyakan Build ROM Android adalah menggunakan sistem operasi Linux
Untuk memulai build ROM Android syarat utama adalah Komputer yang sudah terinstall sistem operasi Linux. Untuk postingan kali ini saya akan menggunakan Distro Ubuntu untuk membangun ROM Android 4.0 (ICS~Ice Cream Sandwitch).
Langkah pertama pastikan system operasi anda Linux, bagi yang ingin menggunakan sistem operasi lain bisa anda lihat pada tautan ini ;-)
Langkah selanjutnya sambungkan Komputer anda dengan Internet yang stabil dan ruang sisa direktori home anda mencukupi untuk di isi repo Android sekitar 10 GB jadi pastikan partisi home atau root anda lebih dari 10 GB
Kemudian Buka Terminal --> Appliacation - Accesories - Terminal, untuk memasang beberapa aplikasi yang dibutuhkan untuk membangun rom Android, ketikkan beberpa perintah dibawah untuk memasang aplikasi untuk membangun ROM Android dari Ubuntu.

1. Pasang Java 6 jdk 
$ sudo apt-get install sun-java6-jdk
2. Pasang Git dan Aplikasi pendukung untuk membangun ROM Android

- Ubuntu 32bit
$ sudo apt-get install git-core gnupg flex bison gperf build-essential zip curl zlib1g-dev libc6-dev libncurses5-dev x11proto-core-dev libx11-dev libreadline6-dev libgl1-mesa-dev tofrodos python-markdown libxml2-utils
-  Ubuntu 64 bit
$ sudo apt-get install git-core gnupg flex bison gperf build-essential zip curl zlib1g-dev libc6-dev lib32ncurses5-dev ia32-libs x11proto-core-dev libx11-dev lib32readline5-dev lib32z-dev libgl1-mesa-dev g++-multilib mingw32 tofrodos python-markdown libxml2-utils

Jika menggunakan Ubuntu 11.10, ketik perintah berikut untuk menambahkan library LibX11.so
$ sudo ln-s /usr/lib/i386-linux-gnu/libX11.so.6 /usr/lib/i386-linux-gnu/libX11.so 
3. Mengatur USB Android Debuging.
(jika anda sudah memasang pengaturan Android Debuging pada Linux , anda bisa lanjutkan pada langkah 4) 

4. Sinkronasi dengan Android Repository
$ mkdir ~/bin 
$ PATH=~/bin:$PATH 
$ curl https://dl-ssl.google.com/dl/googlesource/git-repo/repo > ~/bin/repo 
$ chmod a+x ~/bin/repo
5. Unduh Source Code Andoid 4.0 untuk perangkat android yang anda gunakan.
$ mkdir ~/android4.0 
$ cd ~/android4.0 
$ repo init-u https://android.googlesource.com/platform/manifest -b android-4.0.1_r1
** Now it will ask for user names and e-mail. Entered and then press y on the EA Entertainment.
$ repo sync
 6. Menambahkan Perangkat android yang akan anda Bangun (disni saya menggunakan Nexian Journey/ Z71) dilanjutkan mengkopilasi kode sumber.
**Perangkat atau vendor yang akan anda gunakan anda bisa menemukannya pada kode sumber Android CyanogenMod GitHub --> https://github.com/CyanogenMod/

Apabila anda sudah sampai pada langkah git clone ~/android4.0/device ketikan perintah sesusai perangkat android yang akan anda bangun
(disini saya menggunakan model commtiva/z71).
$ cd ~/android4.0/device
$ git clone git://github.com/CyanogenMod/android_device_commtiva_z71.git commtiva/z71
7. Hubungkan Kabel USB perangkat Android anda gunakan dengan mode Debuging Android
$ cd ~/Android4.0/device/commtiva/z71
$ ./extract berkas.sh
8. Kompilasi ROM Android Z71
$ curl http://dl.dropbox.com/u/3773430/armv6-vfp.mk > ~/Android4.0/build/core/combo/arch/arm/armv6-vfp.mk
$ curl http://dl.dropbox.com/u/3773430/armv6j.mk > ~/Android4.0/build/core/combo/arch/arm/armv6j.mk
Pada bagian ini anda sudah memasuki untuk mengkompilasi sumber terbuka dari base Source CyanogenMod. Untuk petunjuk kompilasi ROM Android anda bisa berkunjung pada halaman http://github.com/CyanogenMod
$ build ./berkas.sh


Kemudian dilanjutkan mengetikan perintah berikut.
$ lunch 
Akan keluar Daftar perangkat yang akan ditampilkan yang akan digunakan untuk membangun model perangkat yang anda gunakan.


$ full_a500-eng
Dilanjutkan dengan perintah berikut untuk mulai membangung ROM Android
$ make -j `grep 'processor' /proc/cpuinfo | wc -l`
Semoga dengan perintah dasar ini anda bisa melanjutkan membangun rom android untuk perangkat yang anda gunakan. Terima Kasih PJ-Mod pengembang ROM Android Z71 :)

Stop Jangan menggunakan Aplikasi Bajakan! Dosa Tau!!!



STOP GUNAKAN SOFTWARE BAJAKAN ! Kalimat yang terpapamang di Iklan layanan masyarakat yang diterbitkan oleh Akomindo DIY (Asosisasi Perusahaan Komputer Indonesia) pada salah satu Baliho di perempatan gayam Jl. Doktor Sutomo Yogyakarta. Baliho ini seakan mengajak Masyarakat untuk menggunakan perangkat lunak Legal yang terpasang pada komputer baru. Memang ironis bila melihat sendiri komputer-komputer yang diperjual belikan pada warung penjual komputer, kebanyakan masih menawarkan pembelian komputer kosongan, dan anehnya lagi penjual menawarkan jasa Installasi ??? jasa installasi ini adalah installasi sistem operasi dan perangkat lunak BAJAKAN. Sebagai pembeli mungkin kebanyakan akan senang dengan lengkapnya aplikasi canggih dari pengolah kata sampai aplikasi pengolah gambar sudah terinstall lengkap di Komputer, tapi tahukah anda Perangkat Lunak tersebut adalah 100% Bajakan. Bayangkan saja jasa installasi komputer baru pada setiap warung yang menjajakan komputer baru, kebanyakan menawarkan hal yang sama. Kalaupun ada pasti jumlahnya sedikit sekali, tapi bila anda membeli komputer pada Anggota Akomindo Yogyakarta anda akan ditawarkan menggunakan Aplikasi Legal. Tapi apabila keberatan membeli aplikasi Legal yang harganya selangit, anda bisa menggunakan aplikasi berbasis Open Source, yang kebanyakan aplikasi sudah mudah untuk digunakan. Saya berharap iklan layanan masyarakat ini  tetap bertebaran di Jalan-jalan protokol di Yogyakarta.. Amin ... :)




View Lokasi Baliho iklan layanan Masyarakat Anti Pembajakan Software in a larger map

Panggil Aplikasimu dengan Gnome Pie



Iseng-iseng main ke OMG Ubuntu mendapatkan aplikasi catnik namanya Gnome-Pie dari mananya yang mirip dengan Pidzza kemudian saya mencobanya lumayan bagus aplikasi ini untuk berkolaborasi dengan synapse. Gnome Pie Laucher applikasi ini cukup menarik untuk digunakan bagi yang sudah terbiasa dengan short cut pada keyboard. Launcer Gnome Pie menurut saya lebih mirip dengan rotasi yang ada pada Pidzza. Untuk menggunakan Gnome Pie cukup mudah dengan menggunakan short cut pada keyboard semuanya akan mencul seperti laucher aplikasi favorit, folder borkmark, list aplikasi pada menu applikasi, mengontrol media player dan bisa juga untuk mematikan system. Saya pikir ini mirip dengan lauchpad yang ada pada Mac OS X tapi lebih simpel Gnome-Pie menurut saya tidak memnuhi bagian dekstop dan lumayan cantik juga kusor mouse mengitari lingkaran Gnome-Pie. 


Short Cut pada Gnome-Pie :

- CTRL+ALT+A = Memanggil aplikasi favorite

- CTRL+ALT+Space = Memanggil aplikasi pada gnome menu


- CTRL+ALT+B = Memanggil Folder Bookmark


- CTRL+ALT+M = Mengontrol Player Music (Totem Media Player)


Untuk menginstall Gnome Pie cukup mudah, tinggal mengetikkan beberapa perintah terminal berikut gnome-pie akan terpasang dengan lancar jaya.

sudo gedit /etc/apt/sources.list

Salin sumber aplikasi Gnome Pie pada aplikasi Gedit : /etc/apt/sources.list

deb http://ppa.launchpad.net/simonschneegans/testing/ubuntu natty main
deb-src http://ppa.launchpad.net/simonschneegans/testing/ubuntu natty main

Kemudian simpan pada berkas /etc/apt/sources.list, setelah memasukkan sumber aplikasi dilanjutkan installasi Gnome-Pie

sudo apt-get update && sudo apt-get install gnome-pie

Postingan Terkait
Kerjakan Semua dengan Gnome-Do

Mengatur Jadwal Tidur MacBook Pro

Aneh memang dengan Mac OSX Lion yang saya gunakan beberapa bulan ini, saya merasakan yang aneh pada power manajemen, sebelumnya saya menggunakan Snow Leopard tidak terjadi keanehan yang saya rasakan pada Lion. Padahal power energy saver sudah saya atur tapi tetap saja system saya hidup ketika saya bangun dipagi hari, penganturan power energy saver yang saya gunakan biasanya menggunakan pengaturan sebagai berikut. 


- Power adapter  ~ 1 jam  system sleep 10 menit layar mati
- Batrey   ~ 10 menit system sleep 1 menit layar mati 

Setiap harinya saya memang membiarkan system saya berkerja otomatis  tanpa harus saya mematikan secara manual. Saya rasa pengaturan yang Saya atur diatas sudah bisa membuat system saya sleep secara otomatis. tetapi setelah saya coba beberapa hari ini memang power saver di mac osx lion tidak berkerja secara normal, system saya masih hidup dengan pengaturan diatas :(. Kemudian saya otak atik lagi pada pengaturan power manajemen, kali ini saya atur pada atur jadwal hidup mati system yang letaknya di bagian bawah pada power saver. Apakah fitur ini berguna? Menurut saya fitur ini sebuah nilai lebih dari Mac. Kita bisa menghemat banyak energi tanpa harus melalui rutinitas menekan tombol power, terutama untuk Mac yang menjadi media server.

Kemudian atur menurut kebutuhan system anda misalnya pada tangkapan layar dibawah. Pengaturan Jadwal pada energy saver ini bisa juga digunakan untuk menghidupkan system anda secara otomatis tidak perlu menghidupkan secara menual :). Pengaturan sepeti ini sangat berguna bagi anda yang hidup di kantoran :D 



Apakah Anda menggunakan fitur ini?

 

Copyright @ 2016